Pemerintah Kabupaten Nagan Raya Memperingati Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-47

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya memperingati Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-47 yang dilaksanakan Senin, 03/12/2018 di Halaman Kantor Bupati Nagan Raya dalam hal ini Wakil Bupati Nagan Raya, Chalidin Oesman,SE, menjadi inspektur upacara pada peringatan HUT tersebut.

Dalam arahannya Wakil Bupati Nagan Raya Chalidin Oesman,SE menyampaikan amanat tertulis Presiden Joko Widodo, Chalidin Oesman menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada segenap keluarga besar Korpri atas sumbangsih dan pengabdiannya kepada bangsa, kepada negara dan kepada masyarakat.

“Peringatan HUT Korpri harus menjadi momentum untuk melakukan refleksi, menjaga soliditas dan solidaritas,” ujar Chalidin Oesman membacakan arahan Presiden. Peringatan tersebut juga diharapkan menjadi momentum melakukan lompatan besar demi mencapai kemajuan bangsa lndonesia.

Korpri juga diminta harus menjadi pilar utama pemersatu bangsa dan negara Indonesia dengan aparatur sipil negara sebagai agen perekat kebhinekaannya.

“Kita ingin Korpri menjadi organisasi dengan budaya yang penuh inovasi dan kreativitas, yang modern dan efisien, dan yang melayani dengan jiwa dan semangat Pancasila. Kita harus mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” harap Presiden.

Dalam arahan tersebut, Presiden juga meminta pembangunan harus dilakukan dari pinggiran dan dari desa-desa, dimulai dengan pemerataan infrastruktur fisik hingga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Oleh karena itu, Presiden berharap peran Korpri menjadi sangat vital. Korpri diminta untuk bisa menjadi penghubung antara masyarakat. Presiden juga menyebutkan, di era persaingan terbuka saat ini banyak tantangan yang harus dihadapi.

Inovasi dan perkembangan teknologi global disebutkan tidak hanya membawa kemudahan pada kehidupan sehari-hari, tetapi bahkan mampu mengubah lanskap ekonomi, kehidupan sosial politik, hingga kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Dunia swasta telah menyadari hal tersebut, dan mulai berlari dengan sangat cepat. Kita, aparatur sipil negara harus mampu mengejar ketertinggalan dalam memberikan pelayanan kepada publik yang tuntutannya semakin tinggi,” ujar Presiden.

Korpri juga diminta harus benar-benar memahami peta kompetisi ke depan yang penuh ketidakpastian.

“Tidak ada pilihan lain kecuali menuntaskan program pembangunan nasional melalui inovasi yang berlandaskan pada moralitas publik yang berdasar Pancasila,” katanya.

Setiap anggota Korpri juga diharapkan terus memperbaiki diri, dan perkuat semangat kebirokratisasi, serta tidak pernah berhenti berinovasi, manfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menciptakan terobosan layanan publik yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Dalam arahannya Wakil Bupati Nagan Raya Chalidin Oesman SE menyampaikan amanat tertulis Presiden Joko Widodo, Chalidin Oesman menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada segenap keluarga besar Korpri atas sumbangsih dan pengabdiannya kepada bangsa, kepada negara dan kepada masyarakat.

“Peringatan HUT Korpri harus menjadi momentum untuk melakukan refleksi, menjaga soliditas dan solidaritas,” ujar Chalidin Oesman membacakan arahan Presiden. Peringatan tersebut juga diharapkan menjadi momentum melakukan lompatan besar demi mencapai kemajuan bangsa lndonesia.

Korpri juga diminta harus menjadi pilar utama pemersatu bangsa dan negara Indonesia dengan aparatur sipil negara sebagai agen perekat kebhinekaannya.

“Kita ingin Korpri menjadi organisasi dengan budaya yang penuh inovasi dan kreativitas, yang modern dan efisien, dan yang melayani dengan jiwa dan semangat Pancasila. Kita harus mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” harap Presiden.

Dalam arahan tersebut, Presiden juga meminta pembangunan harus dilakukan dari pinggiran dan dari desa-desa, dimulai dengan pemerataan infrastruktur fisik hingga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Oleh karena itu, Presiden berharap peran Korpri menjadi sangat vital. Korpri diminta untuk bisa menjadi penghubung antara masyarakat. Presiden juga menyebutkan, di era persaingan terbuka saat ini banyak tantangan yang harus dihadapi.

Inovasi dan perkembangan teknologi global disebutkan tidak hanya membawa kemudahan pada kehidupan sehari-hari, tetapi bahkan mampu mengubah lanskap ekonomi, kehidupan sosial politik, hingga kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Dunia swasta telah menyadari hal tersebut, dan mulai berlari dengan sangat cepat. Kita, aparatur sipil negara harus mampu mengejar ketertinggalan dalam memberikan pelayanan kepada publik yang tuntutannya semakin tinggi,” ujar Presiden.

Korpri juga diminta harus benar-benar memahami peta kompetisi ke depan yang penuh ketidakpastian.

“Tidak ada pilihan lain kecuali menuntaskan program pembangunan nasional melalui inovasi yang berlandaskan pada moralitas publik yang berdasar Pancasila,” katanya.

Setiap anggota Korpri juga diharapkan terus memperbaiki diri, dan perkuat semangat kebirokratisasi, serta tidak pernah berhenti berinovasi, manfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menciptakan terobosan layanan publik yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Share this post

Pinterest
LinkedIn
WhatsApp

Berita Terkait :